Rabu, 04 November 2015

Antara aku dan Gojek

Gojek. Mendengar atau membaca kata itu, mungkin sebagian besar dari kalian akan langsung terbayang tentang sebuah perusahaan transportasi yang melayani pesanan secara online melalui 
Ojek.




Yup, kalian benar! Perusahaan Ojek berbasis online ini kini rupanya sedang dalam masa "jaya"nya, dilihat dari banyaknya peminat dan orang-orang yang tertarik dengan aplikasi Gojek ini, mengakibatkan banyaknya jumlah unduhan aplikasinya di Google Play maupun App Store. Nah, aku pun tak mau ketinggalan, ikut "meramaikan" dan mengunduh aplikasi Ojek online ini. Kebetulan juga, aplikasi ini cukup membantuku bila aku telat dijemput di sekolah atau bila kebetulan tidak ada yang mengantar ke tempat les.

Nah, tapi kali ini aku tidak akan membahas tentang sejarah atau fakta unik tentang Gojek, melainkan tentang cerita-cerita dan pengalamanku selama mencoba dan menggunakan aplikasi yang saat peluncuranya ini sudah diunduh 400 ribu kali.


Gojek 1

Pertama kali aku memakai aplikasi ini saat aku akan pergi ke Klinik Papah yang berlokasi di jalan Aceh. 

Pada saat itu, aku memesan Gojek dan menuliskan alamat rumahku di peta. Sialnya, peta itu sangat tidak membantu! Masa jalan yang dituliskan di peta berbeda dengan yang aslinya!

Oke, lupakan soal peta terkutuk itu. Setelah memencet tombol bertuliskan "Order", aku menunggu aplikasi itu untuk menemukan driver.

3 menit kemudian... Ting! We found you a driver!

Weizzz! Edan euy...! Langsung dapat!

10 menit kemudian, datanglah Gojek yang aku pesan tadi. Untungnya ia tidak kesasar, sehingga dengan mudah ia menemukan alamat rumahku.

Nama drivernya aku lupa, tapi yang kuingat saat itu aku menggunakan helm hijau bertuliskan "Gojek". Oh iya, (untungnya) driver pertamaku ini tahu alamat yang dituju, sehingga aku pun sampai ke Klinik papah dengan selamat dan dalam waktu 28 menit.

Gojek 4

Sengaja aku menuliskan langsung ke nomor 4, karena menurutku inilah Gojek termewah dan terkeren seumur hidupku...

Terkeren? Termewah?

Ya! Itu karena motor driver kali ini kalau menurutku cukup wah. Motornya sendiri (kalau tidak salah) termasuk dalam kategori "Motor Gede".


 Setelah cukup lama melihat dan takjub seketika, aku pun segera naik dan pergi ke tempat tujuanku, yaitu rumah.

Gojek 10

Kalau menurutku, Gojek inilah yang bisa dibilang paling ngeselin. Itu karena si driver tidak tahu alamat posisiku saat itu (disekolah) dan parahnya lagi, kali ini kesasarnya 1 jam lebih! Keterlaluan bukan?

Karena sudah bete dan pasrah akan keadaan, maka aku putuskan untuk tetap menunggu driver tersebut. 

Dan tepat 50 menit kemudian...

Driver tersebut datang, dan tidak meminta maaf sama sekali tentang kekoplakanya itu. Grrr!

Gojek 18

Saat Gojeknya datang, aku kaget sekali! Bukan, bukan karena Motornya yang Wow lagi, tapi karena....

Driver yang datang ada 2!

Lho? Ini bagaimana ceritanya toh???

Jadi awalnya, 2 temanku bilang bahwa ada 2 Gojek yang mencariku. Nah, karena bingung "kenapa yang datang ada 2", maka aku putuskan untuk langsung ke TKP (kayak OVJ aja).

Sesampainya di TKP, dua driver itu mengaku Gojek dan mengaku pula bahwa mereka berdua mau menjemputku! Hah? Yasudah, aku putuskan untuk memilih Gojek yang pertama kali datang. Anehnya, Gojek tersebut tidak membawa Helm.

Dan rupanya, aku bau tahu bahwa aku salah naik Gojek! Rupanya, Gojek yang aku naiki saat itu bukan yang aku pesan. Gojek yang kupesan rupanya driver kedua yang datang setelah driver pertama. Jiah elah!

Gojek 20

Kalau Gojek yang ini sebenarnya cukup membawa kesialan. Karena, saat aku sedang naik motornya...

Tik...tik... Hujan deh!

Awalnya sih aku mau berhenti. Eeh, si driver bilang tidak perlu karena alasanya tempat tujuanku sudah dekat. Kampretoz!

Maka, aku pun sampai ke tempat tujuanku dengan baju (hampir) seluruhnya basah kuyup, plus besoknya aku terkena Flu. Lengkap deh kesialanku!

Yah Itulah beberapa ceritaku tentang Gojek ini. Meskipun kadang beberapa drivernya ada yang kesasar, tidak tahu arah... Tapi yang jelas, aku puas dan senang sekali dengan salah satu aplikasi pesan antar karya anak Bangsa ini. Berkat Gojek, kini aku bisa lebih mudah pergi kemana-mana.

Thanks Gojek!