Senin, 04 Januari 2016

Salah pilih penjajah

Kalau sedang belajar tentang Kolonialisme dan Imperialisme di Indonesia, seringkali ada satu hal yang selalu menganjal dan menghantuiku.

Kenapa kita dijajah Belanda? kenapa tidak Inggris yang menjajah kita?

Yup, itulah hal yang (pasti) aku pikirkan bila sedang belajar tentang Kolonialisme di kelas ataupun di rumah. Dan sekedar catatan, sekarang masih banyak orang yang merasa bahwa negara bekas jajahan Inggris pasti makmur dan kaya. Jadi bisa dibilang Inggris = Kemakmuran.

Faktanya, tak semua negara bekas jajahan Inggris itu makmur dan kaya dalam hal ekonomi. Memang, rata-rata negara bekas jajahan Inggris bagus dalam hal ekonomi. Tapi kalau dilihat.....ah gak semua kok!

Peta Jajahan Inggris
Inggris (atau nama lainya Britania Raya) merupakan salah satu negara yang jajahanya paling banyak di muka bumi. Jajahan Inggris meliputi (dari barat ke timur) Kanada, Guyana, Mesir, India bahkan hingga ke kutub selatan. Karena saking banyaknya negara yang diperintah, bahkan sampai ada ungkapan bahwa "matahari tidak pernah tenggelam" di daerah jajahan Inggris (karena saking luasnya.)

Kalau orang bilang jajahan Inggris itu maju semua (dalam hal Ekonomi), itu salah besar!

Ya itu karena tak semua negara bekas jajahan Inggris itu maju. Memang kalau dilihat kebanyakan merupakan negara maju seperti Australia, Selandia Baru atau Singapura. Tapi faktanya, Myanmar dan Nigeria (yang juga merupakan koloni Inggris) malah masuk ke dalam "negara-negara yang masih tertinggal". Nah lo!

Memang, dalam urusan menjajah seperti ini Inggris lah jagonya. Tapi kenapa sih banyak negara yang sebelumnya ada di bawah kendali pemerintah Inggris sekarang lebih mau secara Ekonomi?

Jawabanya, karena kebanyakan negara-negara diatas itu maju karena mereka sudah mewarisi sistem ekonomi yang dianut Kerajaan Inggris sebelumnya. Nah, karena sudah mewarisi sistem pemerintahan yang cukup baik dari penjajahnya, maka setelah merdeka mereka dengan mudahnya dapat melanjutkan dan mewarisi kembali sistem tersebut. Tentu saja hal ini berdampak positif. Tapi sayangnya, tidak semua negara jajahan Inggris menjalankan sistem ini dengan baik dan benar.

Mau bukti? lihat saja kondisinya seperti Sudan, Nigeria, Kenya, Myanmar dan negara lain yang sebelumnya merupakan koloni Inggris. Kalau dilihat, negara-negara tersebut sebenarnya juga diwarisi sistem ekonomi kolonial, tapi  bedanya mereka tidak menjaga sistem yang sudah diberikan tersebut. Mungkin karena orang-orang yang berkuasa selanjutnya memiliki mental korup sehingga Ekonomi negaranya menjadi lebih tertinggal.

Nah, akhirnya hal yang selama ini menganjalku terjawab sudah. Intinya, tidak semua negara bekas koloni Inggris itu lebih maju dan makmur. Dan negara kita, Indonesia sebenarnya juga pernah lho dijajah Inggris (1811-1816). Tapi hanya sebentar, sebelum akhirnya dikembalikan lagi ke Kumpeni Belanda.