Jumat, 27 Mei 2016

Dilan, dia adalah Dilanku tahun 1990

Penulis : Pidi Baiq


"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja"

-Dilan, 1990

Keren abis. Dua kalimat itu mungkin bisa mendeskripsikan Novel karya Pidi Baiq ini. Kalau meurutku, inilah salah satu Buku terbaik yang pernah kubaca. Aku awalnya kurang tertarik dengan buku ini, karena kukira isinya hanya kisah percintaan antar remaja saja. 

Tapi setelah itu aku ingat : Don't Judge Book by its Cover. Karena penasaran, maka aku pun membeli buku ini dan membawanya pulang kerumah.

Sesampainya di rumah, aku segera membuka halaman pertamanya. Oh, ternyata buku ini berkisah tentang hubungan cinta antara Dilan dan Milea, dua tokoh utama dalam buku ini. Diceritakan, Milea adalah seorang gadis SMA yang baru pindah ke Bandung. Di hari pertamanya sekolah, ia bertemu dengan Dilan, yang baru diketahui merupakan anggota geng motor dan terkenal badung (nakal) di Sekolahnya.

Awalnya, Milea mengira Dilan hanya siswa biasa yang nakal. Namun rupanya, Dilan tidak seburuk yang ia pikirkan. Ia ternyata cukup baik, pintar, dan memiliki sikap peduli terhadap Milea. Dan akhirnya tanpa terduga mereka saling jatuh cinta. Sayang, hubungan mereka kerap diganggu oleh beberapa pihak yang tidak suka akan kedekatan antara Dilan-Milea. Sebut saja ada Kang Adi (guru les Milea), Beni (mantan Milea) dan Nandan (teman sekelas Milea). Namun akhirnya, setelah melewati masa saling suka.....Akhirnya mereka berpacaran.

***
Aku menikmati setiap halaman dalam Novel ini. Bahasanya enak dibaca dan setiap tokoh memiliki watak yang berbeda-beda sehingga menambah keseruan cerita cinta antara Dilan dan Milea. Oh, latar cerita di Novel ini tahun 1990, di masa Orde Baru.

Kekuranganya mungkin di beberapa tokoh yang kemunculanya ada yang hanya sekedar Cameo dan jarang disebutkan, sehingga kalau menurutku tidak jelas apa peran dan hubunganya dengan kisah cinta Dilan-Milea.

Tapi diluar itu, aku menikmati Novel ini. Salut kepada Kang Pidi Baiq, yang telah menulis salah satu kisah cinta teromantis yang pernah ada :)  Oh iya, aku juga mendapat banyak Quote menarik dari buku ini, seperti yang diatas dan ini :



Rating Buku : 4.5/5
Chapter terbaik : Saat mereka berdua resmi berpacaran, Halaman-halaman terakhir.

Sumber gambar : Blog resmi Pidi Baiq